Pendidikan Pancasila - Review Perkuliahan Pertemuan Ke-5
NAMA : RIAN HIDAYAT
NIM : 8323163130
KELAS : D3 AKUNTANSI 1 2016
MATA KULIAH :
PENDIDIKAN PANCASILA
DOSEN PENGAMPU : 0144/BPK. ABDUL RAHMAN HAMID, S.H,
M.H
REVIEW PERKULIAHAN UNTUK MATA KULIAH
PENDIDIKAN PANCASILA
PERTEMUAN KE – 5 (SENIN, 10 APRIL
2017)
Pertemuan
keempat mata kuliah umum
Pendidikan Pancasila diadakan pada hari Senin, 10 April 2017 mulai pukul 09.50-11.30. Pada pertemuan kelima mata kuliah umum Pendidikan
Pancasila diadakan permainan mengenai
kepemimpinan. Di pertemuan kali ini mahasiswa yang terdaftar dalam
mata kuliah umum Pendidikan Pancasila kode
seksi 0144 diberikan tantangan melalui sebuah permainan dengan berkelompok dan
nanti diberikan pertanyaan dan mahasiswa sebagai pemimpin harus bisa mengambil
keputusan.
Untuk pertemuan kali ini, kami sebagai mahasiswa tidak
hanya diberikan tantangan, namun ada arti sendiri dalam tantangan ini. Kami
bukan hanya sekedar belajar namun kami juga diajak untuk ikut larut dalam
tantangan ini. Tangyangan ini merupakan permainan yang menggunakan logika,
kecerdasan dan juga kecerdikan. Di dalam pertemuan kali ini, kami dibagi ke
dalam 6 kelompok yang dimana tiap tiap kelompok terdiri dari 6-7 orang yang
dimana setiap kelompok bukan terdiri dari program studi yang sama, namun digabung
dengan mahasiswa dari program studi yang lainnya. Setalah itu tiap-tiap
kelompok dipersilahkan untuk memilih ketua kelompok yang akan dijadikan
sebagaikan pimpinan. Lalu sebelum permainan dimulai tiap-tiap ketua kelompok
dipersilahkan maju untuk diberikan penjelasan mengenai sistem permainan dan
penilaian dari permainan kepemimpinan kali ini. Berikut adalah penilaian yang
digunakan pada permainan kepemimpinan pertemuan kali ini :
1.
|
6x
|
-1000 M
|
2.
|
5x
|
+100 M
|
1y
|
-800 M
|
|
3.
|
4x
|
+200 M
|
2y
|
-400 M
|
|
4.
|
3x
|
+300 M
|
3y
|
-300 M
|
|
5.
|
2x
|
+400 M
|
4y
|
-200 M
|
|
6.
|
1x
|
+1000 M
|
5y
|
-100 M
|
|
7.
|
6y
|
+500 M
|
Setelah itu permainan dimulai. Pak Abdul memberikan
beberapa kasus yang diantaranya membicarakan mengenai Subsidi, BBM, Freeport
yang dimana tiap-tiap pimpinan hanya diperbolehkan menjawab “setuju” atau “tidak
setuju”. Permainan ini cukup serius dan amat menegangkan. Tetapi permainan ini
juga mengasyikkan. Berdasarkan keputusan Pak Abdul tidak ada yang menang dalam
tantangan walaupun ada yang meraih skor tertinggi dikarenakan tidak ada yang
bisa menunjukan sifat kepemimpinannya, namun sudah baik karena sudah berani
mencoba.
Komentar
Posting Komentar